Menggendong dan Bau Tangan

Sering dengar istilah bau tangan? Atau dituduh memanjakan anak karena sering menggendong mereka kemana-mana? Ya, saya juga pernah mengalaminya, baik dituduh maupun menuduh seperti itu sebelum saya mengetahui manfaat menggendong. Sering kali kita dapati anak yang menangis akan tenang dalam sekejap ketika digendong dan akibatnya orang lain akan menilai anak itu manja atau sudah bau tangan karena selalu ingin digendong. Benarkah stigma bau tangan ini?

Pada dasarnya bayi memang mahluk yang lemah, mereka sangat bergantung pada orang tua atau pengasuhnya untuk memenuhi kebutuhannya, entah itu makan, minum, atau perasaan aman dan tenang. Dalam dunia yang baru, luas, bising dan dingin membuat bayi sering gelisah dan menangis, namun kondisi saat berada dalam gendongan mengingatkan bayi selama mereka berada dalam kandungan. Mendengar degup jantung ibu, suara ibu yang khas, hangat tubuh ibunya serta ritme langkah dan pergerakan tubuh ibu adalah hal yang sangat dikenal bayi yang dengan cepat memberi mereka rasa aman dan tenang, itu sebabnya bayi mudah tertidur di dalam gendongan dan segera terbangun saat mereka diturunkan. Sebuah penelitian mengatakan bayi yang digendong selama 3 jam sehari lebih sedikit intensitas menangisnya sebanyak 43% dibandingkan bayi yang tidak digendong. Jadi dengan menggendong, orang tua memberi rasa aman dan bayi pun menjadi tenang.

Bayi yang tenang belajar banyak hal selama ia berada dalam gendongan, mereka lebih mudah diajak berinteraksi dalam kondisi ini. Berada satu level pandangan mata mengembangkan kemampuan visual mereka, mampu mengamati ekspresi penggendongnya dan memilih apa yang mau mereka lihat dan mengalihkan apa yang mereka tidak sukai, ini meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat pilihan.

Selama mengikuti berbagai kegiatan penggendongnya, bayi melihat apa yang dilihat ibu, mendengar apa yang didengar ibu, dan merasakan apa yang dirasakan ibu. Bayi yang digendong menjadi lebih kenal wajah penggendongnya, ritme jalan dan aroma tubuh. Bayi belajar dari semua ekspresi wajah, bahasa tubuh, suara dan intonasi, pernapasan dan emosi penggendongnya. Kedekatan ini menciptakan interaksi yang kuat dan bayi secara konstan belajar menjadi manusia. Bayi dalam gendongan terlibat secara intim dengan berbagai kegiatan penggendongnya, mereka banyak belajar bersama penggendong yang sibuk melakukan ini dan itu.

Para ibu yang memilih untuk menyusui anak mereka secara langsung cenderung lebih suka membawa si kecil kemana pun mereka pergi sehingga mereka dapat menyusui si kecil kapan pun dan dimana pun. Berada dalam gendongan memungkinkan si kecil untuk tetap merasa aman selama mereka terbangun dan dapat merasa nyaman saat harus menyusu dan tertidur selama ibu melakukan kegiatan yang lain. Saat ibu menjadi tenang dan penuh rasa percaya diri dalam merawat dan memenuhi kebutuhan bayinya maka level stresnya berkurang dan ia menjadi lebih bahagia. Hal ini dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang berperan besar pada produksi ASI juga membantu mengatasi depresi pasca melahirkan.

Bagi orang tua baru, menggendong juga membawa manfaat tersendiri. Orang tua baru pada umumnya belum sepenuhnya mengerti apa kebutuhan dan keinginan bayi, sehingga tangisan bayi dapat membuat panik dan kehilangan percaya diri. Dengan menggendong anak membuat orang tua baru dapat merespon dan memenuhi kebutuhan bayi dengan lebih efektif dan efisien, memberi rasa percaya diri dalam merawat dan membesarkan anak. Hal-hal positif ini pun semakin memperdalam ikatan antara anak dan orang tua.

Menggendong anak sudah menjadi bagian dari budaya bangsa kita, banyak suku di berbagai daerah memiliki warisan budaya yang berkaitan dengan gendongan. Yang paling umum ditemukan adalah jarik atau selendang, ada pula yang terbuat dari serat, rotan maupun kayu. Kebudayaan menggendong adalah cara untuk merespon kebutuhan manusia. Pekerjaan rumah tangga sehari-hari dapat dilakukan sambil menggendong. Hal ini tentu akan sangat membantu mereka yang harus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sekaligus menjaga dan memberi perhatian kepada si kecil. Menggendong menjadi solusi yang praktis.

Menggendong juga lebih ekonomis. Alat menggendong sederhana sangat mudah di dapat dan harganya pun terjangkau. Selembar kain jarik gendong dapat dimiliki oleh keluarga dengan ekonomi yang pas sampai mereka yang berada. Alat gendong pun termasuk ringkas. Ketika sedang tidak digunakan alat gendong dapat dilipat dan disimpan di dalam tas, tidak memerlukan tempat penyimpanan yang luas dan mudah untuk dibawa kemana saja.

Keuntungan lain yang sangat saya sukai saat menggendong adalah mudahnya akses untuk bepergian kemana saja. Dengan menggendong kita dapat bepergian kemana pun tanpa perlu memikirkan tempat yang ramah kereta dorong/stroller, apalagi jumlah pedestrian di negara kita masih sangat terbatas bahkan di kota-kota besar sekali pun. Bepergian bersama anak menjadi lebih mudah, naik ke gunung, belanja ke pasar bahkan naik angkot pun tidak menjadi masalah. Travelling dan berpetualang ke tempat-tempat baru bersama anak dan anggota keluarga yang lain menjadi lebih mudah. Selain itu kita pun dapat bermain dan berolah raga bersama anak. Masukkan anak ke dalam gendongan dan mulai lah berjalan santai atau menari-nari, kegiatan olah raga ringan seperti ini mungkin untuk dilakukan sambil menggendong. Tambahan beban di pundak anda niscaya memberi nilai tambah pada jumlah kalori yang terbakar.

Jadi, anak anda bau tangan? Tidak, karena anak yang merasa tenang, bahagia dan kebutuhan dasar akan kasih sayang dan kehadiran orang tuanya terpenuhi akan menjadi lebih cepat mandiri. Terlebih lagi banyak hal yang dipelajari bayi saat berada dalam gendongan, semakin cepat mereka menjadi manusia yang mandiri pula.

Selamat menggendong.

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s